Bantuan Subsidi Gaji (BSU) Kamu Belum Cair? Ini Penyebabnya

- 24 Januari 2021, 23:22 WIB
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah.*/ ANTARA /

iNSulteng - Bagi anda yang masuk dalam penerima bantuan subsidi gaji/upah (BSU) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang belum mendspatkan transfer di rekening segera simak pernyataan Menteri Ketenagakerjaan ini.

Pasalnya, dikutip dari laman resmi Kemnaker, bahwa Menaker Ida Fauziyah menjelaskan, rekening yang belum dapat tersalurkan dikarenakan beberapa hal seperti duplikasi data, nomor rekening yang tidak valid, rekening sudah tutup atau terblokir karena pasif dalam jangka waktu yang lama, serta rekening tidak sesuai dengan NIK, dibekukan.

Baca Juga: Ternyata Tanpa KIS, Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp300 Ribu Bisa Cair! Begini Caranya

"Untuk menyelesaikan permasalahan itu, ada kendala waktu yang terbatas karena akhir Desember 2020 seluruh dana sisa harus dikembalikan ke kas negara sebagaimana ketentuan Peraturan Menteri Keuangan," ujarnya.

Menaker Ida menambahkan bahwa uang yang dikembalikan ke kas negara sebagai bentuk pertanggungjawaban keuangan, mengingat tahun anggaran 2020 sudah berakhir. Namun Menaker memastikan, penerima BSU yang datanya sudah valid dan tidak ada masalah, penyaluran akan diupayakan untuk dilanjutkan kembali.

Baca Juga: Ribuan Pengungsi Mamuju Belum Mau Pulang, Amrin: Pemerintah Setempat Tidak Melakukan Apa-apa!

“Jadi mudah-mudahan pada bulan Januari ini rekonsiliasi data dengan bank penyalur sudah selesai dilakukan, maka akan kita mintakan kembali ke perbendaharaan negara untuk menyalurkan kembali,” kata Menaker Ida menambahkan.

Terkait pertanyaan mengenai penyaluran BSU tahun 2021, Menaker Ida belum bisa memberikan kepastian penyalurannya kembali.

Baca Juga: BEJAT! Oknum ASN Ini Cabuli Enam Anak Dibawah Umur di Kebun Jagung

“Untuk tahun anggaran APBN 2021, kami memang belum menerima perintah untuk menyalurkan kembali program BSU. Kami sudah punya hasil evaluasi yang akan kami berikan dan dikoordinasikan dengan Kemenko Perekonomian. 

Halaman:

Editor: Marhum

Sumber: Kemnaker


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X